Review dan Rekomendasi Novel

Tiga bulan belakangan aku lagi membangun hobi lama, ‘membaca’. Tujuanku tahun 2020 ini, adalah membaca 3 buku dari sekian banyak rekomendasi dari mas Aakar (Jouska Founder), dan akun Jouska itu sendiri, ingin baca buku lebih serius saja, sayangnya belum terlaksana. J

Bulan ini aku membaca beberapa novel, ada yang menarik, tentu ada yang membosankan dan ada juga yang biasa saja.

Laut bercerita by Leila S Chudori

Novel pertamaku di 2020. Niatnya ‘mari kita baca genre yang lebih berat’.

Berlatarkan masa-masa pergolakan 1998. Sekelompok mahasiswa yang hilang tanpa kabar dan tak berkubur. Pemeran utamanya Biru Laut, dan di laut biru jugalah lah ia menceritakan perjalanan menegangkannya sebagai mahasiswa yang ingin menemukan ‘kebenaran’ bersama sahabat-sahabat aktivisnya.

Novel terbitan Kepustakaan Populer Gramedia Jakarta, 2017. Dengan halaman sekitar 379 halaman. Novel ini ditulis oleh penulis terkenal dan sering mendapatkan penghargaan. Sayang sekali, seleraku memang bukan disini. Aku berhenti di 1/3 novel, dan aku terlalu lelah untuk mencari hiburan ditengah cerita-cerita serius seperti ini. Penulisannya apik, tapi aku memang lebih nyaman membaca novel romansa daripada sesuatu yang berat seperti ini.

Sory, aku menyerah  di minggu pertama 2020 J

About him suck? By Lia Rasati

Novel terbitan Bukune, 2019 dengan halaman 315 ini adalah novel pertamaku di 2020.

Menceritakan pernikahan dengan gap usia 15 tahun, suami ‘mas Abram’ duda ditinggal selingkuh berusia 44 tahun, dan ‘Ola’ janda beranak satu berusia 28 tahun. Pertemuan pertamanya dengan Abram tidak terlalu baik karena Abram lah yang membantunya ketika ia menyaksikan mantan suaminya berselingkuh. Dalam proses perceraian Ola harus menerima kenyataan bahwa suaminya meninggal kecelakaan, dan mertuanya menyalahkan dia terhadap kecelakaan mendiang suaminya.

Novel ini mengingatkan ku kepada “love language” bahasa cinta, dimana Mas Abram terlalu pendiam dan kurang ekspresif membuat Ola insecure dalam pernikahan keduanya. Dalam novel penuh dengan curahan hati dan prasangka ola terhadap suaminya, dan proses saling mengenal mereka satu sama lain.

Menurut novel ini worth it untuk dibaca di waktu senggang. Bahasa penyampaiannya oke, konflik besar tidak ada hanya saja prasangka-prasangka Ola yang menjadikan sosok Abram seperti suami yang tidak peduli dan itu membuat buku ini berjalan sampai akhir.

Starting over by Titi Sanaria

Novel terbitan Alex Media Komputindo, 2019.

Menceritakan Erlan, seorang anak yang memiliki latar belakang keluarga yang kelam. Ayahnya melakukan kekerasan rumah tangga kepada ibunya, dan meninggalkan ibunya yang sedang sakit parah sehingga meninggal karena sakit kanker. Terakhir ia terpaksa mencuri uang bosnya (disaat usianya masih duabelas tahun) dan kabur.

Ketika dewasa ia kembali bertemu dengan Bosnya, dan mendedikasikan dirinya untuk bekerja kepada Johny Salim, orang yang pernah ia curi. Menjadi tangan kanan Johny Salim, membawanya bertunangan dengan anak Bosnya itu, Prita. Sayangnya pertunangan mereka harus terputuskan karena kasus Kriminal Prita.

Prita dan Erlan sama sama tidak menyukai satu sama lain, mereka hanya bertunangan atas keinginan Johny Salim. Namun justru setelah pertunangan mereka digagalkan, satu hal yang mereka temukan keduanya saling tertarik terhadap Physical Attraction. Dan akhirnya mereka berjanji untuk berhubungan tapi tanpa sepengetahuan keluarga Prita.

Ceritanya seru. Aku suka karakter Erlan yang tekun dan jujur, ulet dan juga tegas terhadap pilihannya. Penulisannya juga asik jadi aku putuskan mencari novel lain dari Titi sanaria, yang ternyata sudah banyak yang terbit.

The Hating Game By Titi Sanaria

Self Production dari Titi Sanaria, 337 halaman.

Baca ini karena penulisnya membuatku puas dengan novel sebelumnya. Novel ini menceritakan Raisa seorang penulis Wattpad dan Webtoon, dan juga memiliki pekerjaan lain (rahasia). Ia diterima di sebuah kantor iklan.

Novel ini bernarasi ‘aku’, tapi karena diriku sering membaca ‘Aku’ yang merujuk ke perempuan, sedikit kegok diawal novel karena ‘aku’nya merujuk ke laki-laki bernama Putra.

Novel ini kurang cocok untuk ku, meskipun aku menyelesaikan membaca sehingga 337 halaman tapi tetap saja kurang nyaman dengan ceritanya. Pertama karena merujuk ke ‘aku’ laki-laki yang mana menjadikan pemeran utama laki-lakinya terkesan cerewet, curigaan, dan kurang berwibawa. Kedua aku kurang suka karakter raisa yang terlalu dibuat mendominasi, bodoh, dan sepertinya aku tidak suka berteman dengan orang seperti ini. Ketiga obrolan dalam novel ini terlalu berlebihan, setiap hari mereka menggunakan bahasa bahasa konyol yang kurang nyaman dibaca.

Mungkin aku akan mencoba novel Titi sanaria yang lain bulan depan, tapi ini bukan pilihanku.

After Wedding By Pradnya Paramitha

Novel terbitan Alex media Komputindo, 2016.

Pernikahan kilat, hanya sebulan setelah pertemuan pertama antar pemeran utama mengawali cerita ini. Reya 30thn, Dosen Ilmu politik berasal dari Jogja yang dihianati mantan kekasihnya dan sahabatnya, bertemu dengan Rad, Celebrity Chef yang menawarkan pernikahan bahkan sejak pertemuan pertama mereka. Bukan karena tidak ada alasan, karena Rad merasa pandangan hidup dan pemikiran terhadap pernikahannya sama dengan Raya. Rad merasa bisa menjalani pernikahan dengan orang yang tidak mencintai dan tidak ia cintai, hanya berdasarkan komitmen. Bukan pernikahan kontrak tapi hanya pernikahan tanpa membawa perasaan.

Malam pertama Raya dan Rad begitu dramatisir, dimana mantan Raya meminta maaf dan menjelaskan alasannya berselingkuh dengan sahabat Raya. Sontak Raya langsung menyesali keputusan buru-buru menikah dengan Rad. Perlahan Rad meyakinkan Raya untuk bersabar dan tenang menjalani keputusan mereka berdua. Disaat kestabilan rumah tangga digapai, masa lalu Rad datang dan mengacau kembali.

Yang aku suka dari novel ini adalah karakter Raya, yang bisa berubah-rubah sesuai kondisi. Menjadi dosen yang pintar di Kampus, istri yang baik di rumah, dan juga anak dan menantu yang baik untuk orang tua dan mertuanya. Rad juga baik, hanya kegoyahannya di ¾ novel menjadikan karakternya sedikit mengesalkan.

Novel ini aku selesaikan tadi, 31 Jan 20. Ikut menemani penutup Januariku. Aku puas dengan alur cerita novel ini, dan berencana mencari karya Pradnya Paramitha yang lainnya.

Dari kelima novel yang aku baca Januari ini, berikut urutan terbaik menurutku.

Starting over by Titi Sanaria

After Wedding By Pradnya Paramitha

About him suck? By Lia Rasati

Laut bercerita by Leila S Chudori

The Hating Game By Titi Sanaria

You may also like

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *