Productivity Course guruinovatif.id Tingkatkan Kompetensi Guru

Sebuah  Pengalaman di Dunia Pendidikan

Ing ngarsa sung tulada, di depan guru harus memberikan teladan,

Ing madya mangun karsa, Di tengah guru harus menciptakan prakarsa dan ide

Tut wuri hadayani, dari belakang guru harus memberikan dorongan dan arahan.

Ki Hadjar Dewantara

Aku secara pribadi punya dua pengalaman mengajar yang berbeda. Pertama ketika aku mengajar Pondok pesantren Al-iman di Tulang Bawang, Lampung. Kala itu usiaku sekitar 18 tahun, baru lulus dari pondok pesantren, istilah familiar dalam pesantren adalah ‘masa pengabdian’ dimana para lulusan terpilih mengajar di sekolah/pondok pesantren yang membutuhkan. Kedua adalah pengalamanku mengajar di SD IT Salman Alfarisi, Yogyakarta sekitar dua tahun.

Dari kedua pengalaman singkatku ada beberapa kesimpulan yang aku pelajari; untuk mengembangkan kualitas pendidikan di Indonesia guru tidak boleh berhenti belajar, tidak boleh berhenti berinovasi, harus terus berusaha menyesuaikan dengan perkembangan zaman demi tercapainya sebuah pendidikan yang berkualitas, bermakna, dan berguna bagi siswa.

Sayangnya sistem pendidikan di Indonesia kurang memfasilitasi peningkatan kompetensi guru. Guru seperti diberikan keleluasaan untuk berkembang sendiri, dan berinovasi sendiri, sehingga gerakan ini menjadi lebih personal daripada profesional.

Padahal dengan peningkatan kompetensi guru sehingga menjadikan guru lebih inovatif, tentu akan meningkat pula kualitas pendidikan di Indonesia.

kenyataan saat ini banyak guru yang terlena dengan ritme mengajar dari tahun ke tahun, enggan mengikuti perkembangan zaman, dan lebih disibukkan dengan administrasi sekolah daripada berinovasi untuk mengembangkan kualitas belajar mengajar di kelas.

Realita Index Pendidikan di Indonesia

Berdasarkan education index ASEAN yang dikeluarkan oleh Human Depelopment reports pada tahun 2017, pendidikan di Indonesia berada di posisi ketujuh ASEAN dengan skor 0,622.

education index ASEAN yang dikeluarkan oleh Human Depelopment reports

Skor pendidikan tertinggi diraih oleh Singapura dengan skor 0,832. Peringkat kedua ditempati oleh Malaysia 0,719. Lalu disusul oleh Brunei Darusalam 0,704. Posisi ke empat adalah Filipina dan Thailand yang keduanya sama sama mendapatkan skor 0,661.

Angka di atas berdasarkan mean years of schooling dan expected year of schooling.

Data statistik tersebut menunjukkan Singapura memiliki rerata lama sekolah paling lama dibandingkan negara ASEAN lainnya yaitu 11,5 tahun. Berikutnya, Malaysia dengan rata-rata lama sekolah selama 10,2 tahun. Setelah itu Filipina memiliki rerata lama sekolah sebesar 9,3 tahun, sedangkan Indonesia  memiliki rerata lama sekolah 8 tahun.

Disimpulkan dari data di atas bahwa index pendidikan di Indonesia masih rendah, terbukti dengan rata-rata lama sekolah 8 tahun. Papua dengan provinsi rerata lama sekolah terendah di Indonesia dengan lama sekolah 6 tahun.

Bila dilihat berdasarkan provinsi, DKI Jakarta menempati peringkat tertinggi dengan rata-rata lama sekolah 11,06 tahun, disusul Kepulauan Riau (10,01 tahun), dan Maluku (9,78 tahun). Sementara itu, provinsi dengan peringkat rata-rata lama sekolah paling rendah adalah Papua (6,66 tahun), Kalimantan Barat (7,65 tahun), dan NTB (7,69 tahun).

Data-data ini seperti sebuah lampu kuning, sebuah peringatan untuk guru, dan semua pihak terkait pendidikan untuk saling bekerja sama dan bergandeng tangan bagaimana agar index pendidikan di Indonesia meningkat, serta dibutuhkan kebijakan tegas dari kementerian pendidikan hingga pemerintah provinsi untuk mengusahakan terpenuhnya kebutuhan pendidikan merata di seluruh indonesia.

Pandemi dan Digitalisasi Pendidikan

Pendidikan di Indonesia yang belum merata saat ini diberikan beban lebih dengan adanya pandemi covid19 sehingga mewajibkan semua tingkat pendidikan untuk mendigitalisasi proses belajar mengajarnya.

Melihat kondisi pandemi selama satu tahun ini dengan proses pembelajaran mendadak digitalisasi, sangat mengejutkan untuk banyak pihak.

Guru harus berusaha bagaimana proses belajar mengajar tetap terlaksana tanpa harus bertatap muka, ada beberapa pilihan yang paling banyak dilakukan oleh guru yaitu; google classroom, zoom, whatsapp, youtube, dan masih banyak lagi. Yang mana semua opsi tersebut membutuhkan internet dan alat elektronik pendukung seperti handphone ataupun laptop.

Aplikasi pendukung pembelajaran digital

Jika dilihat dari segi inovasi ini adalah waktu terbaik untuk memberikan gebrakan untuk pendidikan di indonesia. Guru diberikan ruang untuk lebih jeli dalam menyampaikan materinya, tanpa dibatasi ruang kelas.

Kesempatan berkembang ini, bisa dimulai dari pengemasan penyampaian materi pelajaran, metode yang digunakan, sehingga murid bisa menerima pelajaran lebih dari sekedar materi saja.

Sayangnya dengan semua digitalisasi ini sangat tiba tiba dan belum meratanya fasilitas pendidikan di Indonesia , justru membuat murid dan guru bahkan orang tua menjadi kewalahan. Tidak sedikit guru-guru yang mengeluh bagaimana proses belajar mengajar menjadi kurang efektif, kurang objektif,dan menjadikan proses pembelajaran menjadi kurang bermakna.

Dari problematika ini sangat dibutuhkan pelatihan tambahan untuk guru agar lebih mengenal bagaimana cara mengembangkan proses belajar mengajar dengan digital, agar siswa bisa lebih mudah menerima pembelajaran mesti tanpa harus bertatap muka.

Kendala guru dalam proses pembelajaran online

Sebuah jurnal pendidikan Lintang Songo: jurnal pendidikan Vol 3 yang diterbitkan bulan agustus 2020, melalui tulisan Muhammad Assegaf Baalwi,  berjudul kendala guru dalam proses pembelajaran online selama masa pandemi ditinjau dari kemampuan IT guru menyimpulkan beberapa kendala yang dialami guru, serta dibutuhkan pelatihan tambahan untuk guru yang belum mengenal IT untuk menyesuaikan proses pembelajaran online saat ini.

Kendala guru dalam pembelajaran online

Kendala pembelajaran online guru yang memiliki kemampuan IT rendah dengan lemah pengetahuan dan kemampuan dalam mengoperasikan aplikasi untuk kegiatan pembelajaran mengakibatkan tidak maksimalnya dalam penyampaian materi, kurangnya komunikasi dan sosialisasi secara langsung.

Kendala Pembelajaran online bagi guru yang berkemampuan IT sedang adalah tidak stabilnya jaringan internet, tidak maksimalnya penyampaian materi, jam kerja yang menjadi tidak terbatas serta penambahan pemakaian kuota internet.

Kendala pembelajaran online bagi guru yang memiliki kemampuan IT yang tinggi adalah tidak stabilnya internet, tidak maksimalnya penyampaian materi, dan penambahan biaya pemakaian kuota internet.

Hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa jika guru yang sudah memiliki kemampuan IT yang tinggi masih menghadapi kendala dalam proses pembelajaran online, maka guru yang memiliki kemampuan IT yang kurang dan sedang tentu menghadapi kendala yang lebih berat. hal ini kembali menunjukkan bahwa dibutuhkannya peningkatan kompetensi guru dengan adanya pelatihan dan seminar yang bisa menambah ide-ide kreatif dan inovatif dari guru-guru dalam menjalani proses pembelajaran online.

Meningkatkan kompetensi, kembangkan inovasi.

Kompetensi merupakan peleburan dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diwujudkan dalam bentuk perbuatan.

Meningkatkan kompetensi guru merupakan kebutuhan utama pendidikan di Indonesia. Jika kompetisi guru bisa lebih baik makan index pendidikan di Indonesia juga akan membaik, dan memudahkan tercapainya tujuan pembelajaran yang sesungguhnya.

Untuk meningkatkan kompetisi guru, seorang guru harus mampu berinovasi, tidak berhenti belajar, dan terus mencoba untuk ikut berkembang sesuai dengan arus kebutuhan zaman.

Berikut kompetensi yang dibutuhkan oleh guru demi meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan yang berkaitan dengan pemahaman siswa dan pengelola pembelajaran yang mendidik dialogis. Secara subtansi kompetensi ini mencakup kemampuan pemahaman terhadap siswa, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengemangan siswa untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

Kompetensi kepribadian. Suprihatiningrum (2013/106) mengatakan bahwa kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa, menjadi teladan siswa, dan berakhlak mulia.

Kompetensi sosial berkaitan dengan kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi, bergaul secara efektif dengan siswa, sesama pendidik, tenaga pendidikan, orang tua/wali siswa, dan masyarakat sekitar.

Kompetensi professional dimana guru merupakan salah satu factor penting dalam penyelenggaraan peningkatan mutu pendidikan, sehingga meningkatkan mutu pendidikan juga berarti meningkatkan mutu guru, bukan hanya sekedar kesejahteraannya saja namun juga sikap profesionalitasnya.

Dengan meningkatkan empat kompetensi diatas, guru bisa perlahan meningkatkan mutu pendidikan.

Guruinovatif.id Memenuhi kebutuhan berkembang guru

Guruinovatif.id merupakan platform sertifikasi guru, yang mana merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kemapuan guru dalam meningkatkan kompetensi mengajar, menambah ide ide kreatif teknis mengajar guru, yang ini bisa merubah suasana pembelajaran di kelas.

Guru inovatif.id  merupakan salah satu kelas online yang digarap oleh HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Service) yang merupakan lembaga yang mendorong transformasi pendidikan di Indonesia melalui peningkatan kompetensi pengajaran para guru secara terstruktur dan terukur.

HAFECS mengusung metode pembelajaran mutakhir, yaitu Teaching Mastery Framework (TMF) yang berfokus pada 4 aspek meliputi afeksi, behavior, engagement, dan cognitive.

Guruinovatif.id menyediakan berbagai kategori program pelatihan guru; Online certifications 32 JP, Mini Course 8/16 JP, Productivity Courses, Webinar 32/64 JP, Innovation School Leaders and Tearchers (ISLTF).

Ranah Guru Belajar, Bersertifikasi dan Gratis

Guruinovatif.id sebagaimana dijelaskan sebelumnya menyediakan banyak pilihan pelatihan guru dan seminar-seminar yang diperuntukkan pada guru.

Ranah guru belajar hal-hal yang baru, meningkatkan kompetensi, mempertajam pemahaman terhadap materi yang diajarkan, dengan akses yang mudah tentu saja yang paling menarik adalah banyak pilihan pelatihan kursus dan seminar yang gratis.

Di guruinovatif.id jika menyeselaikan pelatihan sampai selesai dan mengerjakan tugas yang diberikan maka akan mendapatkan sertifikasi, yang tentu saja sangat berguna untuk kelengkapan administrasi guru.

Selain mengikuti pelatihan di guruinovatif.id juga sering dilaksanakan even-even kompetisi berhadiah untuk mengasah kompetensi guru. kompetisi yang sedang berlangsung saat ini adalah kompetensi guru inovatif ; metode pengajaran pada masa pandemi.

Dengan mengikuti kompetisi seperti ini, guru-guru bisa membagikan tips-trik cara mengajarnya sehingga bisa bermanfaat sebagai ide bagi guru lain, juga bisa mendapatkan ide-ide dari guru lain yang ikut berkompetisi. Tentu saja kemenangan lomba adalah bonus tersendiri.

Jadi guruinovatif.id ini sangat berguna, dan rekomended untuk guru-guru dan bisa menjadi ranah belajar guru, yang tentunya berkualitas, mudah diakses, dan tentu saja gratis.

Productivity Course guruinovatif.id Tingkatkan kompetensi guru

Program productivity Course Guru inovatif.id merupakan salah satu solusi untuk meninkatkan kemampuan guru dalam meningkatkan kompetensi mengajar, menambah ide-ide kreatif secara teknis mengajar, tentu saja dengan mendalami hal ini bisa guru bisa merubah suasana pembelajaran baik di kelas maupun pembelajaran online.

Seperti kursus ‘teknik membuat animasi sederhana untuk materi siswa menggunakan powerpoint’, kursus ini mengenalkan cara membuat animasi sederhana di powerpoint, mengenalkan fitur-fitur dalam power point yang bisa membantu pembuatan animasi, cara menggunakan Animasi powerpoint untuk mengajar.

Hal-hal teknis seperti ini sangat dibutuhkan oleh guru-guru inovatif. Karena dengan menggunakan animasi tentu minat belajar siswa akan lebih tinggi dan akhirnya akan menghasilkan proses belajar mengajar yang produktif..

Contoh lain fasilitas productivity cource Guruinovatif.id yang sangat dibutuhkan bagi guru adalah seperti ‘cara memanfaatkan google drive untuk pekerjaan dan mengelola bahan ajar’.

Dengan cara pengenalan pengenalan seperti ini cukup untuk menambaah wawasan guru yang ingin berkembang, sehingga setelah mengetahui beberapa produk guru bisa mengembangkan metode pengajaran yang lebih variatif, dan tidak membosankan.

Materi productivity course lain yang menarik adalah ‘rumus-rumus dasar pembuatan excel bagi guru’. Mengenal exel adalah sebuah jalan pintas untuk mempermudah guru dalam membuat laporan pembelajaran, sehingga dengan menguasai excel guru bisa memenuhi kebutuhan administratif pendidikan yang rumit menjadi lebih mudah.

Bisa disimpulkan guru-guru sangat membutuhkan hal teknis seperti yang disediakan guruinovatif.id, terutama productivity Course Guru inovatif.id. hal ini bisa meningkatkan wawasan guru terkait teknis pengajaran sehingga guru lebih mudah untuk berkreasi dalam mempersiapkan pembelajarannya.

hal terpenting lagi, kursus productivity Course Guru inovatif.id ini bisa diakses secara gratis dan bisa diakses dimana saja secara online sehingga memudahkan guru-guru yang tersebar di seluruh indonesia untuk mengakses dan ikut berpartisipasi.

Artikel ini bertujuan untuk ikut berpartisipasi lomba blog yang diadakan guruinovatif.id

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *