Menjaga Kewarasan Saat Pandemi

Emeron hijab dengan tea tree oil

Semenjak WHO menetapkan covid19 sebagai pandemi, dunia semakin goyah dalam segala aspek; ekonomi defisit, kegiatan sosial dibatasi, nilai investasi merosot, setiap hari berita kematian tak henti-henti.

Masa karantina saat pandemi ini sepertinya belum menemukan titik akhir. Prediksi jangka waktu pandemi terus diperpanjang, bertemu dengan orang lain menjadi mencurigakan, suara batuk kini jadi sangat menakutkan. Tombol lift, pegangan tangga, uang kembalian, hingga paketan tak pernah terbayangkan akan menjadi momok yang sangat ditakuti.

Satu hal yang harus kita jaga di masa-masa seperti ini adalah kewarasan. Mencari cara bagaimana tetap bertahan, berfikir positif, tanpa mengeluh, tak mengenal putus asa dan tetap #dirumahaja.

Meyakini pandemi ini akan ada akhirnya, semua akan kembali normal, dan kita tak perlu penuh rasa takut lagi. Yang paling kita butuhkan sekarang adalah bertahan dalam kewarasan.

Berikut Caraku menjaga kewarasan selama hampir dua bulan terakhir ditengah masa pandemi covid19

Menjaga kewarasan saat pandemi
  1. Menjaga rohani, ibadah dan mencari ketenangan jiwa. Tidak adil rasanya kalau tidak nemempatkan ini ke urutan pertama, karena rohani adalah tempat asal datangnya kewarasan, dan segala fikiran positif.
  2. Sharing and Caring. Dengan adanya karantina #dirumahaja ini tentu tidak semua orang menempati posisi yang kita duduki saat ini, ada banyak keluarga lain yang terputus jalan pendapatan hariannya dan memiliki beban tanggung jawab yang besar, maka berbagilah dengan semampunya. Menjaga hubungan komunikasi yang baik dengan teman dan keluarga jarak jauh, mengobrol atau sekedar video call untuk saling berbagi rasa dan peduli satu sama lain.
  3. Saat karantina #dirumahaja ini adalah waktu yang tepat untuk semua hobi yang selalu ditinggalkan. Memasak misalnya, mencoba menu-menu viral di tiktok, olah raga dengan ikut workout Live ig jennifer bachdim, running nonton film dan drama yang selama ini tertinggal, membaca buku-buku yang telah lama dibeli, dan menghabiskan waktu dengan banyak hobi-hobi yang bisa dinikmati dari rumah. bagiku ikut lomba blog emeron haircare ini salah satunya.
  4. Yoga dan udara pagi. Bangun pagi menghirup udara segar dengan streaching yoga di pagi hari menjadi salah satu terapi yang seharusnya dilakukan minimal 3x dalam seminggu untuk menyusun kembali kewarasan.
  5. Mandi pagi dan keramas dengan shampoo emeron hijab tea tree oil, setelah yoga adalah langkah penyempurna kewarasan di masa pandemi ini. Rambut yang segar dan lembut menjadikan kita lebih siap menjalani karantina di hari yang baru.

Emeron Hair care hijab series dengan tea tree oil ini memberikan ketenangan dan kesegaran di rambut terutama bagi yang berhijab seperti aku. Emeron hijab ini juga tidak membuat rambut lepek. Aroma perfumnya yang segar, tahan lama dan tidak terlalu manyengat saat dihirup.

Suamiku suka aroma rambutku setelah menggunakan Emeron tea tree oil, jadi semakin mendukung untuk ndusel ndusel di masa karantina.

Mewaraskan diri itu penting, menjaga fikiran positif itu perlu. Biarkan dunia ini istirahat sejenak, dan terus bertahan sampai akhir karantina ini tiba.

Izinkan dunia ini menghirup udara ketenangan, tanpa bising kendaraan dan polusi. Jadikan waktu ini untuk mensyukuri apa yang telah kita rasakan sebelum pandemi ini datang. Sambil menjaga kewarasan, dan fikiran yang positif bersama emeron

#staysanewithemeron #dengarkanhatimu #dirumahaja

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *