Kesalahan Dan Tips meminjam di Pinjol

Dua tahun belakangan perkembangan financial technology (fintech) sangat pesat, dan yang paling melekat dari kita dan sekitaran kita adalah cerita-cerita pinjaman online yang dramatis.

Terlilit hutang puluhan juta, gagal bayar, penyadapan telepon dan dikejar-kejar debt collector menjadi cerita berulang. Bahkan banyak teman lama yang entah dimana keberadaannya kembali berkabar karena dikejar kejar penagih hutang pinjaman online.

Perkembangan teknologi dengan hadirnya pinjaman online, merupakan bagian dari P2P landing (peer to peer landing) di fintech ini bertujuan untuk memudahkan nasabah/masyarakat untuk meminjam sejumlah dana cepat dan tanpa perlu banyak persyaratan. Rata-rata fintech hanya meminta KTP, dan cukup dengan menginstal aplikasi saja, seperti Kredit Pintar.

Berdasarkan pengalaman pribadi teman ku yang sempat terlilit hutang dipertengahan tahun 2019 lalu, aku menyimpulkan beberapa hal yang sering menjadi Kesalahan ketika meminjam di Pinjaman online

  • Meminjam tanpa menghitung kapan bisa membayar

Selayaknya tahap pertama sebelum meminjam uang kepada pihak kedua adalah, memastikan kapan bisa membayar tagihannya. Meminjam uang bukan artinya pihak kedua menanggung beban keuanganmu melainkan menggantikan sementara beban keuanganmu yang pada masa tertentu uang itu harus dikembalikan.

Jadi sebelum meminjam uang pastikan untuk kapan kamu akan memiliki uang dan mengembalikannya tepat waktu.

  • Tidak memperhatikan jatuh tempo, bunga, biaya administrasi dan denda keterlambatan.

Aplikasi pinjaman online merupakan penyedia jasa, dan setiap penyedia jasa memiliki perhitungan tertentu untuk mengembalikan modal jasanya. Jadi sebelum meminjam uang di aplikasi pinjaman online pastikan sudah menghitung kapan jatuh temponya, berapa bunga yang diterapkan, dan berapa biaya administrasi yang diminta, serta jagan lupa denda keterlambatan membayar.

Poin poin diatas, ketika diabaikan pasti akan menjadi bom waktu yang akan meledak kapan saja. Dan biasanya orang-orang yang terlilit pinjaman online terlalu mengabaikan kemungkinan kemungkinan kedepan yang akan terjadi.

  • Meminjam bukan untuk kebutuhan hidup.

Kebutuhan hidup harusnya dari pendapatan tetap. Ketika kebutuhan hidup disandarkan kepada pinjaman online berarti cash flow bulanan pengaturan keuangan pribadimu ada yang bermasalah.

Karena jika pendapatan inti tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup, maka bisa menjadi bola salju yang terus membesar karena bisa dipastikan kebutuhan hidup di bulan selanjutnyapun akan lebih terkikis karena harus membayar tagihan pinjaman, dan juga harus memenuhi kebutuhan hidup.

Misalnya bulan ini meminjam satu juta untuk makan, bulan depan untuk makan kamu membutuhkan satu juta untuk makan dan satu juga lagi bayar pinjaman, dan begitu seterusnya bola salju berputar.

Meminjam uang sejatinya adalah salah satu transaksi yang tidak bisa dihindari, terutama untuk kegiatan bisnis, penunjang cashflow, kebutuhan mendadak, dan lainnya. Setelah mempelajari kesalahan-kesalahan diatas perlu diketahui dengan maraknya aplikasi pinjaman online, kita harus jeli mana aplikasi yang baik, dan mana aplikasi yang kurang baik, agar terhindar dari penyesalan pada akhirnya. Berikut tips-tips memilih aplikasi pinjaman online

  • Pilih aplikasi yang resmi dijamin oleh OJK.

Tahap pemilihan ini sangatlah riskan, karena maraknya aplikasi yang tersedia di appstore perlu kita perhatikan jaminan resmi dari OJK agar terhindar dari kejadian kejadian yang tidak diinginkan kedepannya. Contoh aplikasi yang sudah resmi dijamin OJK adalah Kredit Pintar.

  • Perhatikan bunga, tempo, denda keterlambatan,  dan biaya administrasi lainnya.

Perhatikan, jika meminjam sejumlah uang makan berapa uang yang akan dikembalikan,  berapa persen potongan biaya administrasi, kapan uang ini harus dikembalikan, jika pada hari jatuh tempo belum bisa membayar berapa denda keterlambatan.

  • Pastikan meminjam dengan komitmen membayar.

Setelah berhutang, selanjutnya adalah membayar.

‘Tidak ada makan siang gratis di dunia ini’ aku sering mendengar quotes ini dalam film film, artinya jika disambungkan dengan peminjaman uang adalah setelah kita meminjam uang maka hal pertama yang harus disiapkan adalah persiapan membayarnya, atau jika tidak maka para penagih hutang terus menerus menghubungi dan mencari keberadaan kamu.

  • Jangan pernah berfikir untuk lari, menipu atau bersembunyi.  

Ketika jatuh tempo datang, biasanya telepon mulai berdering, dan teman teman sekitarpun mulai ditanyakan oleh pihak peminjaman uang, maka Jangan kabur. Hadapi dan jelaskan posisimu saat ini. Jangan gugup dan ketakutan, yang diperlukan adalah keberanian untuk menghadapi hutang, dan keberanian untuk menjelaskan kepada teman teman yang dihubungi

Dengan memperhatikan poin-poin di atas baik dari kesalahan dan tips meminjam uang dari pinjaman onlien maka sah-sah saja melakukan transaksi pinjaman online. #jadiberani dan tidak perlu khawatir akan terjebak di penipuan pinjaman online yang abal abal.

untuk lebih mudahnya aku merekomendasikan kredit pintar sebagai aplikasi terpercaya untuk meminjam dana secara online, hanya dengan bermodalkan KTP, dana cepat segera cair ke ATM anda

#jadiberaniteruslakukanlebih

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *